4 Kewajiban HR dan Perusahaan Kepada Karyawan3 min read

HR/HC adalah divisi di perusahaan yang bukan hanya berperan sebagai perekrut calon karyawan, tetapi juga perpanjangan tangan pengusaha dalam mengelola SDM. Karena itu, mewakili pemilik perusahaan, kewajiban HR adalah memenuhi hak dasar karyawan seperti yang telah disebutkan dalam UU Ketenagakerjaan.

Apa kewajiban HR kepada karyawan itu?

Memberikan hak istirahat

UU Ketenagakerjaan No 13/2003 mengatur waktu kerja di Indonesia maksimal 40 jam seminggu, yakni 8 jam sehari untuk 5 hari kerja atau 7 jam sehari untuk 6 hari kerja. HR wajib memberikan hak istirahat kepada karyawan pada hari istirahat mingguan dan hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah, yang biasanya 14 hari dalam setahun. Selain itu, di antara jam kerja, HR juga wajib memberikan istirahat sekurang-kurangnya 1 jam setiap 4 jam kerja.

Perusahaan yang mempekerjakan karyawan melebihi waktu kerja harian atau mempekerjakan di hari libur wajib membayar upah lembur. HR menghitung upah lembur berdasarkan ketentuan pemerintah dengan rumus perkalian upah sejam atau 1/173 kali upah sebulan. Waktu lembur tidak boleh melebih 3 jam sehari dan 14 jam seminggu, kecuali pada hari libur atau istirahat mingguan.

Membayar kompensasi

Kompensasi adalah hak karyawan yang terdiri dari gaji dan tunjangan. Gaji/upah adalah komponen utama kompensasi berupa imbalan dasar yang wajib dibayar oleh perusahaan atas pekerjaan. Setiap bulan, HR bekerja menghitung dan membayarkan gaji karyawan pada tanggal penggajian.

Besarnya gaji/upah merupakan kesepakatan kedua pihak yang tercantum di perjanjian kerja di awal. Tetapi, UU Ketenagakerjaan mengatur batas terendah atau upah minimum. Perusahaan tidak boleh membayar karyawan lebih rendah dari upah minimum yang ditetapkan pemerintah.

Memberikan cuti dan izin

UU Ketenagakerjaan mengatur perusahaan wajib memberikan hak cuti tahunan karyawan sekurang-kurangnya 12 hari setelah bekerja 12 bulan terus-menerus. Selain itu, karyawan juga berhak mendapat cuti besar atau istirahat panjang sekurang-kurangnya 2 bulan, masing-masing 1 bulan pada tahun ke-7 dan ke-8, setelah bekerja 6 tahun terus menerus. Selama cuti di atas, HR tetap membayarkan gaji karyawan penuh.

Di luar cuti, ada hak izin sakit yang diperbolehkan UU, yakni apabila karyawan sakit dan tidak dapat melakukan pekerjaan atau karyawan perempuan sedang haid pada hari pertama dan kedua yang menyebabkan sakit. Izin juga wajib diberikan HR kepada karyawan karena urusan penting, seperti menikah, menikahkan anak, mengkhitankan anak, membaptiskan anak, istri melahirkan/keguguran, atau anggota keluarga satu rumah meninggal dunia.

Cuti melahirkan

Sesuai UU Ketenagakerjaan, HR wajib memberikan hak cuti melahirkan untuk karyawan perempuan selama 3 bulan dengan rincian 1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan setelah persalinan. Namun, praktiknya tidak selalu demikian, tetapi lebih fleksibel berdasarkan kesepakatan karyawan dan HR asalkan jumlahnya tetap 3 bulan.

Apabila keguguran, karyawan bersangkutan berhak 1,5 bulan istirahat atau sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan. Selama menjalankan cuti melahirkan/keguguran, HR membayar gaji karyawan secara penuh.

Perlu Anda ketahui bahwa kewajiban yang disebutkan dalam perundang-undangan di atas merupakan ketentuan minimal. Artinya, HR atau perusahaan diperbolehkan menawarkan lebih dari yang diatur UU. Misalnya, Anda dapat menyebutkan di job ad di aplikasi lowongan kerja, benefit yang Anda tawarkan meliputi:

  • Bonus tahunan
  • Waktu kerja 35 jam seminggu
  • 4 bulan cuti melahirkan
  • 17 hari cuti tahunan

Poin-poin ini akan menjadi pembeda perusahaan Anda dari perusahaan lain, dan akan menarik top talent lebih banyak. Sebab, di luar kompensasi, Anda memberi keuntungan karyawan berupa libur lebih banyak dan jam kerja lebih pendek.

Selain cara di atas, menjaring top talent bisa Anda lakukan dengan menggunakan jasa Glints TalentHunt. Dengan tim perekrut andal dan dukungan teknologi rekrutmen berbasis artificial intelligence (AI) dan database lebih dari 100.000 top talent, Glints membantu perusahaan menemukan kandidat terbaik untuk mengisi posisi yang dibutuhkan.

Hanya dalam waktu 2-3 minggu, tim TalentHunt akan merekemondasikan kandidat paling sesuai dengan kualifikasi dan job description. Setelah Anda merekrutnya, Glints memberi jaminan 90 hari. Apabila Anda merasa karyawan baru tersebut tidak cocok, Glints akan mencarikan penggantinya secara gratis.

Jika untuk sementara Anda menginginkan layanan gratis, Anda bisa memasang job ad tanpa batas di marketplace Glints. Tetapi, Anda mengelola sendiri lamaran yang masuk dengan sumber daya yang Anda miliki.

Pasang Iklan Lowongan Kerja - Rekrutmen Online - Job Portal | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published.