7 Alasan Kandidat Menolak Tawaran Kerja Anda4 min read

7 Alasan Kandidat Menolak Tawaran Kerja Anda
© Pexels

 

Apakah tawaran kerja Anda pernah ditolak oleh kandidat terpilih hasil rekrutmen? Tidak masalah jika Anda memiliki cadangan kandidat lain dengan kualitas yang sama baiknya sebagai pengganti. Namun jika tidak ada calon lain, masalahnya menjadi rumit. 

Di satu sisi, merekrut kandidat yang kurang memenuhi kualifikasi berisiko memberikan penyesalan di kemudian hari. Di sisi lain, mengulang rekrutmen untuk mencari yang terbaik merupakan proses yang mahal dan memakan waktu.

Untuk mencegah hal ini, Anda perlu tahu alasan kandidat yang Anda pilih menolak tawaran kerja Anda. 

Alasan kandidat menolak tawaran kerja Anda

Kompensasi tidak menarik 

Hal ini jadi masalah utama yang sering membuat kandidat enggan memberikan tanda tangan di surat penawaran kerja. Anda perlu mengukur kembali apakah kualitas kandidat yang Anda rekrut pantas mendapat gaji dan tunjangan yang Anda tawarkan. Untuk menarik kandidat terbaik, Anda juga perlu menawarkan imbalan yang terbaik.

Tidak hanya mencari uang, pencari kerja saat ini juga membutuhkan benefit yang mendukung work-life balance, misalnya cuti, jam kerja fleksibel, childcare, gym, dan lainnya. Dengan menawarkan paket compensation and benefit, Anda punya nilai lebih untuk dipertimbangkan oleh kandidat.

Ekspektasi pekerjaan meleset

Alasan kandidat ini terkait dengan kesenjangan antara harapan dan kenyataan tentang pekerjaan. Biasanya, ini disebabkan oleh deskripsi pekerjaan yang kurang tepat atau kurang jelas, misalnya yang menyangkut tugas dan tanggung jawab.

Kandidat memahami pekerjaan dari job description di iklan. Namun ia mendapat gambaran yang berbeda saat wawancara serta yang tertulis dalam job offer, saat tanggung jawab dan tugasnya jauh lebih banyak dari yang ia bayangkan saat pertama kali mengirimkan surat lamaran.

Tidak cocok dengan budaya perusahaan

Kandidat dapat memutuskan berhenti di tengah-tengah setelah mengetahui bahwa budaya perusahaan tidak selaras dengan nilai-nilai yang dianutnya. Misalnya, perusahaan Anda sangat menghargai senioritas dan sangat konservatif, sementara kandidat merupakan orang yang menganut prinsip egaliter dan berpikiran progresif. 

Wawancara adalah proses penilaian timbal balik, yaitu ketika kandidat juga bertanya dan mencari tahu tentang perusahaan yang akan menjadi tempat kerja mereka. Di saat Anda menilai apakah mereka cocok untuk Anda, mereka juga menilai apakah organisasi Anda cocok untuk mereka.

Lingkungan kerja yang buruk

Apa yang dimaksud lingkungan kerja yang buruk? Lingkungan kerja yang buruk bisa mencakup lokasi kerja yang sulit diakses, fasilitas yang minim, tingkat gangguan kerja yang tinggi, dukungan keamanan dan kenyamanan yang kurang, serta lingkungan yang kurang bersih.

Lingkungan yang baik akan memengaruhi daya tahan seseorang dalam bekerja, membantu fokus, dan meningkatkan produktivitas. Namun, lingkungan buruk membuat kandidat menolak tawaran kerja Anda.

Calon atasan yang buruk

Ini alasan kandidat yang perlu Anda soroti. Tanyakan kembali apakah calon atasan atau manajer dari kandidat tersebut memiliki kesan yang buruk, atau mungkin Anda sendiri. 

Dalam interview, para pewawancara ini menampilkan wajah dari perusahaan kepada kandidat. Secara diam-diam kandidat menilai salah satu orang yang akan menjadi calon atasannya, mengenai karakternya, sikapnya, dan pandangannya terhadap orang lain. 

Meski hanya lewat wawancara, mereka bisa mengambil kesimpulan. Calon atasan yang buruk, misalnya suka meremehkan orang lain, tidak antusias terhadap ide baru, atau sangat perfeksionis dan tidak toleran terhadap kesalahan kecil, akan melunturkan minat kandidat untuk bergabung.

Ulasan negatif

Di era digital saat ini, kandidat tak ubahnya seorang konsumen yang mencari informasi tentang sebuah merek produk yang ingin mereka beli. Kandidat hebat juga umumnya pemilih, dan akan mencari tahu lebih banyak tentang merek perusahaan (employer brand) yang ia lamar dari internet, terutama media sosial.

Mereka membaca ulasan orang-orang yang pernah berhubungan dengan perusahaan, mantan karyawan yang telah resign, kandidat yang pernah melamar kerja, atau mungkin dari karyawan yang masih bekerja di perusahaan tersebut. Ketika menemukan sejumlah ulasan negatif dan pengalaman buruk, kandidat bisa balik badan dan menolak tawaran kerja Anda.

Proses rekrutmen yang panjang dan lama

Jika proses rekrutmen di perusahaan Anda panjang dan lama, maka hal ini bisa juga jadi alasan kandidat menolak tawaran kerja. Kandidat hebat biasanya tidak hanya melamar di satu perusahaan, sehingga Anda harus berlomba untuk mendapatkan mereka sebelum pesaing Anda.

Tetapi, proses rekrutmen yang buruk, berlarut-larut, dan memakan waktu, bisa menyebabkan Anda terlalu lama memberikan tawaran pekerjaan. Jadi ketika Anda mengirim email atau menelepon kandidat untuk memberi kabar baik ini, mereka sudah menandatangani tawaran dari perusahaan lain, atau mungkin sudah bekerja untuk pesaing Anda.

Baca Juga: 9 Langkah Mempersingkat Proses Melamar Kerja Karyawan

Untuk mengatasi masalah terakhir ini, Anda perlu menerapkan proses rekrutmen yang singkat dan efisien. Cara paling mudah adalah menggunakan jasa rekrutmen profesional Glints, melalui layanan TalentHunt.

Selain biaya rekrutmen yang efisien, TalentHunt menawarkan kecepatan dalam mendapatkan kandidat, bahkan untuk posisi yang sulit diisi, hanya dalam waktu sekitar 3 minggu.

Dengan database yang meliputi lebih dari 100.000 top talent, tim perekrut profesional, dan software rekrutmen berbasis teknologi machine learning yang andal, kami membantu Anda menemukan kandidat yang paling tepat sesuai deskripsi dan kualifikasi dari peran yang Anda butuhkan.

Glints memberikan garansi penggantian kandidat gratis dalam 90 hari jika karyawan baru tersebut tidak memenuhi harapan Anda. Jadi, Anda tak perlu khawatir kehilangan karyawan dan biaya untuk rekrutmen lagi. 

Glints juga menyediakan job portal untuk Anda yang ingin merekrut sendiri. Anda dapat memasang iklan lowongan kerja di marketplace ini gratis dan tanpa batas. Buat akun gratis di https://employers.glints.id, log in, dan pasang iklan Anda. Namun, seluruh proses rekrutmen menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published.