Mengenal 8 Tipe Budaya Perusahaan serta Dampaknya bagi Perusahaan5 min read

Photo by Unsplash

Mendefinisikan budaya perusahaan merupakan salah satu hal yang penting dilakukan ketika mendirikan sebuah perusahaan.

Apa saja hal-hal yang yang diterima dan ditolak secara kolektif, serta pola komunikasi,  sistem atau proses kerja yang diterapkan termasuk di dalamnya.

Dalam jangka panjang, budaya perusahaan akan menentukan produktivitas dan kenyamanan kerja karyawan dalam mencapai tujuan bersama.

Hal ini juga dapat membantu seleksi kandidat saat perekrutan, dan sebaliknya, menentukan daya tarik perusahaan Anda di mata pencari kerja. 

Dengan mengetahui budaya atau nilai-nilai kolektif perusahaan, Anda akan mampu:

  • Mengevaluasi dan menentukan gaya kepemimpinan yang tepat
  • Merekrut karyawan baru dengan nilai pribadi yang sejalan dengan nilai perusahaan
  • Menentukan arah perubahan kultur perusahaan jika diperlukan, dan dapat mengomunikasikannya dengan jelas ke seluruh perusahaan

Harvard Business Review mencatat 8 tipe budaya perusahaan yang berbeda berdasarkan interaksi orang-orang di dalamnya (independen atau interdependen) dan respons terhadap perubahan (stabilitas atau fleksibilitas).

Temukan penjabaran lebih detailnya di bawah ini, yang bisa dijadikan acuan dalam mendefinisikan budaya perusahaan Anda. 

 

Budaya Perusahaan Caring

Perusahaan dengan budaya caring memiliki lingkungan kerja yang hangat, terbuka, dan kolaboratif.

Perusahaan dengan budaya ini akan sering menemukan karyawan bahu membahu lintas divisi saat dirasa perlu.

Hal tersebut akan diapresiasi bahkan didorong oleh pimpinan maupun HR perusahaan.

Misalnya, pada saat peak season, perusahaan yang menjual barang akan mengalami lonjakan pesanan.

Jika Anda ingin membentuk budaya caring, Anda dapat memfasilitasi karyawan lintas divisi untuk turut membantu pengemasan barang, dalam bentuk pemberian izin dan penjadwalan.

Hal ini mendorong interaksi yang lebih intens antara karyawan lintas divisi yang mungkin sebelumnya tidak terlalu sering berkomunikasi. 

Budaya perusahaan ini dapat dimulai dari para pemimpin, dengan cara mengedepankan kerja tim serta memupuk hubungan yang akrab antar sesama karyawan.

HR juga dapat berperan memupuk budaya caring dengan mengadakan perayaan ulang tahun sebagai contoh.

 

Budaya Perusahaan Purpose

Perusahaan dengan budaya purpose umumnya dimulai dari visi perusahaan.

Misalnya, perusahaan yang lini bisnisnya fokus atau bersinggungan dengan isu sosial umumnya memiliki kultur purpose. 

Meski demikian, jika perusahaan Anda tidak bergerak di isu sosial, Anda tetap dapat menerapkan budaya purpose, dengan cara menanamkan dalam benak karyawan dampak dari kerja perusahaan Anda bagi sekitar.

Hal ini dapat menumbuhkan semangat dalam diri karyawan, mengingat pekerjaan mereka bermanfaat bagi orang banyak. 

Dalam merekrut kandidat yang tepat untuk perusahaan dengan budaya purpose, utamakan para pekerja yang memandang tempat kerja sebagai tempat untuk berkontribusi.

 

Budaya Perusahaan Learning

Karakter perusahaan yang memiliki budaya learning ditandai dengan adanya ruang untuk eksplorasi dan kreativitas.

Lingkungan kerja yang terbentuk dalam perusahaan dengan budaya learning cenderung berpikiran terbuka dan menyambut ide-ide baru dengan antusias. 

Budaya ini juga dapat dibentuk, misalnya, dengan cara mengadakan acara-acara internal guna mengembangkan pengetahuan atau skill karyawan.

Selain itu, bisa juga dengan membuka ruang sharing antara top manajerial ke bawah agar para karyawan merasa mereka selalu mendapat pembelajaran dan wawasan baru dari para pemimpin perusahaan.

Jika perusahaan Anda memiliki kultur learning, Anda akan membutuhkan talenta yang mengutamakan kesempatan belajar lewat pekerjaan, juga mereka dengan pola pikir yang berkembang (growth mindset).

 

Budaya Perusahaan Enjoyment

Perusahaan dengan budaya enjoyment akan membentuk suasana kerja yang riang dan menyenangkan.

Umumnya, pemimpin perusahaan dengan budaya enjoyment menghargai humor pada waktu dan tempat yang sesuai.

Misalnya, dengan mengizinkan komunikasi internal dengan nada sedikit nyeleneh, mengadakan acara-acara seperti pesta kostum, dan lain sebagainya.

Lingkungan kerja yang terbentuk dalam perusahaan dengan budaya enjoyment akan mencerminkan tempat kerja sebagai professional playground, dimana karyawan melihat perusahaan sebagai tempat bekerja sekaligus bermain.

Dalam mencari talenta yang tepat untuk perusahaan dengan budaya enjoyment, Anda dapat mencari orang-orang yang bekerja secara optimal dalam suasana yang rileks dan menyenangkan, bukan dalam tekanan.

 

Budaya Perusahaan Result 

Budaya perusahaan result mengedepankan tujuan bersama, pencapaian, serta kemenangan-kemenangan. Selain itu, hasil menjadi faktor yang lebih diutamakan dibanding proses.

Cara membentuk budaya result adalah dengan menghargai pencapaian karyawan baik kecil maupun besar dan memberikan apresiasi jika dibutuhkan.

Dengan demikian, karyawan dapat lebih terdorong dalam menampilkan performa terbaiknya demi mendapat penghargaan.

Dalam mencari talenta yang sesuai dengan budaya result, utamakan kandidat yang menjadikan tujuan sebagai bahan bakar mereka (goal-oriented) dan mampu bekerja di bawah tekanan.

 

Budaya Perusahaan Authority

Perusahaan dengan budaya authority umumnya memiliki karakteristik yang lebih tegas dan kompetitif.

Budaya perusahaan ini umumnya dimulai dari para pemimpin dengan ketegasan tinggi dan kepercayaan diri yang kuat. 

Karakteristik perusahaan dengan budaya authority lainnya adalah minimnya ruang untuk keterlibatan semua karyawan dalam pengambilan keputusan.

Selain itu, komunikasi yang terjalin juga cenderung bersifat satu arah.

Dalam pencarian kandidat yang sesuai, persempit pencarian pada orang-orang yang cenderung menyukai stabilitas dan memiliki preferensi bekerja secara mandiri dibandingkan dengan kerja kolaboratif.

 

Budaya Perusahaan Safety 

Perusahaan yang memiliki budaya safety bergerak dengan lebih realistis dan memperhatikan risiko.

Oleh karena itu, geraknya biasanya lebih mudah diprediksi, dengan perencanaan dan tindakan yang serba terkalkulasi. 

Hal ini dapat tercermin dari alur kerja yang lebih relatif monoton dengan minimnya perubahan yang datang secara mendadak.

Jika budaya perusahaan safety dirasa cocok untuk perusahaan Anda, carilah kandidat yang terorganisir dan merasa nyaman dalam stabilitas.

 

Budaya Perusahaan Order

Budaya perusahaan order mengedepankan struktur dan lingkungan kerja yang serba metodologis.

Pada lingkungan kerja yang demikian, para pekerja yang tergabung di dalamnya cenderung hanya mengikuti peraturan serta memiliki keinginan yang tinggi untuk dapat berbaur. 

Perusahaan dengan budaya order umumnya akan berpegang teguh pada tradisi atau praktik-praktik lama yang sudah dilakukan secara turun-temurun.

Jika order adalah budaya perusahaan Anda, carilah kandidat yang tidak terlalu menyukai perubahan serta mereka yang lebih percaya diri menggunakan metode-metode yang telah teruji.

Dengan karakteristiknya masing-masing, 8 budaya perusahaan tersebut di atas tidak ada yang sifatnya lebih baik atau lebih buruk dibanding dengan kultur lainnya.

Oleh karena itu, pilihlah budaya perusahaan yang dirasa paling cocok dengan Anda sebagai pemimpin perusahaan serta dengan visi perusahaan Anda. 

 

Apakah Anda sudah menentukan budaya perusahaan, namun masih merasa sulit untuk menemukan kandidat yang memegang budaya yang sama?

Glints TalentHunt dengan tenaga headhunter profesional dapat menjadi solusi rekrutmen Anda dalam mencari kandidat yang terbaik serta sesuai dengan kualifikasi.

Dapatkan talenta terbaik yang sesuai dengan budaya perusahaan Anda dalam waktu 2 minggu dengan TalentHunt.

Serta dapatkan garansi 90 hari jika Anda tidak cocok dengan talenta yang kami rekomendasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *