Cara Kerja dan Contoh Enterprise Resource Planning (ERP)5 min read

Cara Kerja dan Contoh Enterprise Resource Planning (ERP)
©️ Unsplash

 

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan perangkat lunak cloud yang dirancang untuk membangun database terpadu, memuluskan proses bisnis, dan mengefisienkan perencanaan sumber daya organisasi. ERP adalah otomatisasi dan integrasi sistem yang memungkinkan perusahaan menyederhanakan alur kerja dan menghapus cara manual yang tidak efisien.

Keunggulan ERP bukan hanya pada efisiensi proses dan penghematan biaya, tetapi juga penyediaan data tunggal real-time, serta perbaikan layanan konsumen dan kepuasan pelanggan. Pada akhirnya, sistem informasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

ERP sendiri punya sejarah panjang sebagai metodologi terpadu pengelolaan sumber daya perusahaan. Pada dekade 1960-an, berkembang sistem untuk perencanaan kegiatan industri manufaktur di pabrik-pabrik.

Kemudian pada awal dekade 1970-an, SAP merilis perangkat lunak untuk pemrosesan data real-time yang mengawali sistem otomatisasi perencanaan sumber daya perusahaan. Sejak itu, perangkat lunak on-site ERP menjadi semakin populer.

Akhir dekade 1990-an, seiring dengan perkembangan teknologi internet, ERP mulai muncul dalam bentuk software cloud, yang kemudian menggantikan perangkat lunak on-site. Di abad 21, saat teknologi digital menjadi tulang punggung bisnis, ERP berkembang menjadi sistem yang fleksibel dan multi-platform.

Cara kerja Enterprise Resource Planning

Prinsip kerja perencanaan sumber daya perusahaan adalah menyederhanakan alur kerja dan mengotomatiskan proses melalui database terpusat. ERP menggunakan dashboard yang memudahkan pengguna melihat data real-time yang dihimpun dari proses bisnis di seluruh departemen.

Sebagai contoh, ketika ERP menerima pesanan pelanggan, maka secara otomatis akan mengirimkan informasi ke pusat distribusi yang paling efisien memenuhi pesanan tepat waktu. ERP dapat melihat tingkat inventaris, waktu pengiriman, dan faktor lain untuk memutuskan pusat distribusi mana yang paling produktif dan hemat biaya dalam menyelesaikan pesanan tersebut.

Cara kerja Enterprise Resource Planning memungkinkan data dari berbagai departemen dibagikan dan diakses oleh semua orang di organisasi. Jadi, ERP menyatukan semua orang di satu sumber. Ini tak hanya menyederhanakan proses dan mengurangi waktu kerja, tetapi juga membuat bisnis memiliki keunggulan kompetitif.

Beberapa ERP cloud dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri tertentu dengan menambahkan fitur-fitur khusus, tergantung pada penyedia perangkat lunak. Atau perusahaan bisa menggunakan sistem modular, yang memungkinkan mereka untuk memilih fitur yang digunakan dan menghapus yang tidak perlu.

Secara umum, ERP memiliki fitur utama berikut ini:

Akuntansi

Modul ini membantu perusahaan mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan akuntan untuk tugas manual. Semua pekerjaan bisa dilakukan secara otomatis dan terpadu, misalnya mengirim invoice ke klien dengan saldo terutang. Modul akan mengakses riwayat pelanggan bersangkutan dan menyajikan informasi jumlah terutang secara otomatis sebelum mengirimkan tagihan.

Sumber daya manusia

Modul ini membantu HR melacak aplikasi kandidat, cuti karyawan, dan tugas-tugas lain. Perusahaan yang punya kebijakan perhitungan cuti carry forward, di akhir tahun menggunakan ERP untuk menghitung otomatis jumlah hari tersisa yang akan diakumulasikan di tahun depan.

Manufaktur

Modul ini membantu merampingkan proses produksi, pengadaan bahan baku, dan proses distribusi. Cara kerja Enterprise Resource Planning adalah menyediakan informasi produksi barang secara real-time di lantai produksi dan memudahkan perusahaan memantau pergerakan barang serta penggunaan inventaris.

Customer Relationship Management (CRM)

Modul CRM berguna dalam meningkatkan hubungan pelanggan dengan perusahaan dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pengalaman positif dengan layanan perusahaan. CRM menyediakan informasi riwayat pelanggan yang memungkinkan perusahaan mengirimkan iklan bertarget untuk jenis produk yang paling diminati.

Manajemen inventaris

Modul ini membantu pelacakan inventaris otomatis, memprediksi kapan suatu barang akan habis, dan secara otomatis memesan ulang berdasarkan perkiraan tersebut. Modul inventaris juga merekomendasikan produk apa yang harus ditempatkan bersebelahan berdasarkan kebiasaan pelanggan membeli, sehingga membantu merampingkan proses distribusi.

Contoh ERP

ERP tersedia dalam perangkat lunak gratis maupun berbayar. Beberapa pengembang yang membuat ERP adalah SAP, Oracle, dan Microsoft. 

SAP ERP. Perusahaan ini punya pengalaman lebih dari 40 tahun dan hampir 50.000 pelanggan perangkat lunak ERP. Software SAP ERP menyediakan solusi pengadaan, manufaktur, layanan, penjualan, keuangan, dan SDM, untuk 25 jenis industri berbeda.

Oracle E-Business. Ini merupakan aplikasi terintegrasi dan lengkap untuk mendukung organisasi membuat keputusan yang lebih baik, mengurangi biaya, dan meningkatkan kinerja. Oracle membantu perencanaan sumber daya lintas industri untuk berbagai kebutuhan, dari CRM hingga rantai pasok.

Microsoft Dynamics NAV. Perangkat lunak manajemen bisnis ini memiliki fungsi komprehensif, dari keuangan, rantai pasok, hingga manufaktur. Microsoft Dynamics memberikan visibilitas lebih baik dan kontrol atas semua aktivitas bisnis. 

Sage 100. ERP ini membantu perusahaan kecil atau menengah yang sedang berkembang untuk mengelola seluruh bisnis dengan harga terjangkau. Sage 100 menghubungkan perusahaan ke cloud serta memberikan akses ke web dan seluler untuk menjalankan bisnis lebih fleksibel.

Odoo. Ini merupakan perangkat lunak opensource yang terintegrasi penuh, dapat disesuaikan, dan dikemas dengan ratusan aplikasi bisnis. Odoo mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan bisnis, seperti CRM, penjualan, proyek, manufaktur, inventaris, dan akuntansi.

WorkWise. Aplikasi ini menggabungkan 8 unsur manajemen pelanggan dan 45 aplikasi kontrol manufaktur, seperti konfigurasi produk, metrik seluler, dan Shop Floor Control (SFC). WorkWise mudah digunakan dan dapat dioperasikan melalui smartphone.

Netsuit ERP. Ini merupakan aplikasi cloud yang lengkap dan scalable untuk bisnis menengah dan besar. Netsuit membantu mengotomatiskan manajemen keuangan, pendapatan, aset tetap, pesanan, penagihan, dan inventaris.

Otomasisasi dalam urusan rekrutmen yang diterapkan layanan headhunter

Saat ini, rekrutmen yang efektif menerapkan otomatisasi dalam menyeleksi kandidat untuk mengefisienkan pekerjaan dan meningkatkan kualitas hasil rekrutmen. Seperti Glints TalentHunt, headhunter ini merekrut top talent untuk perusahaan dengan menggunakan teknologi otomatisasi screening resume berbasis AI.

Selain cerdas dan bebas bias, proses rekrutmen menjadi lebih cepat dan efisien, yakni hanya 2 minggu. Algoritma Machine Learning mampu menyeleksi volume kandidat yang besar dari database Glints, dengan lebih dari 130.000 top talent terkurasi. Software ini juga membuat peringkat teratas, dan tim perekrut TalentHunt  menyeleksi dan merekomendasikan kandidat yang paling tepat untuk peran yang dicari perusahaan.

Selain kelebihan itu, TalentHunt merupakan layanan bergaransi 90 hari. Jika karyawan yang direkrut tidak dapat bekerja dengan baik, maka tim TalentHunt akan mencari kandidat penggantinya gratis. Ini akan melindungi klien dari risiko salah rekrutmen dan inefisiensi biaya.

Layanan headhunter ini dapat diakses di https://talenthunt.glints.id, tanpa biaya di awal. Tim TalentHunt juga menyediakan konsultasi gratis sebelum klien memulai proses rekrutmen.

(Penulis: Ari Susanto)

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published.