Contoh Pertanyaan Wawancara untuk Menemukan Kandidat Terbaik4 min read

Contoh pertanyaan wawancara
Courtesy of Unsplash

 

Pertanyaan wawancara perlu dipikirkan secara strategis guna menemukan kandidat yang cocok bagi perusahaan Anda. Alasannya, pertanyaan wawancara yang dipersiapkan dengan baik dapat membantu Anda untuk mengenal kandidat karyawan baru dan menilai apakah mereka akan cocok bergabung di perusahaan Anda.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya menyertakan proses wawancara ke dalam serangkaian proses rekrutmen lainnya, misalnya personality test, pemberian tugas dalam studi kasus, serta pemberian pre-assessment questions. Anda juga dapat memanfaatkan teknologi rekrutmen berbasis digital seperti online assessment tool. 

 

Tujuan wawancara kandidat karyawan baru 

Pengaruh proses wawancara dalam menemukan kandidat yang tepat dan cocok bagi perusahaan Anda dapat tergambar dari tujuan diadakannya proses wawancara itu sendiri, yaitu sebagai berikut:

 

1. Mengetahui informasi yang relevan seputar kandidat secara lebih dalam 

Informasi seputar kandidat umumnya memang sudah tercantum pada CV mereka, seperti tanggung jawab serta periode kerja di perusahaan tempat mereka bekerja sebelumnya. Meski demikian, melalui wawancaralah Anda dapat menanyakan hal-hal yang lebih spesifik yang tidak termuat dalam CV.

Beberapa pertanyaan yang dapat Anda lontarkan misalnya, pencapaian terbesar kandidat selama bekerja di perusahaan sebelumnya, kesulitan yang mereka rasakan, serta alasan mereka memutuskan untuk resign dan melamar di perusahaan Anda.

 

2. Menjelaskan lingkup pekerjaan serta ekspektasi atas kandidat

Penting bagi Anda untuk menjelaskan lingkup pekerjaan serta ekspektasi yang Anda miliki mengenai peran kandidat di perusahaan Anda kelak. Alasannya, informasi ini dapat digunakan kandidat untuk menilai dirinya sendiri–apakah mereka mampu mengerjakan tanggung jawab di peran yang akan mereka isi?

Penjelasan mengenai lingkup pekerjaan akan lebih efektif disampaikan pada saat wawancara ketimbang hanya menuliskannya di iklan lowongan pekerjaan. Anda juga dapat memberikan kesempatan bagi kandidat untuk memberikan respon atau mengajukan pertanyaan agar mereka lebih mengerti hal-hal yang akan menjadi tanggung jawab mereka nantinya. 

 

3. Mencari kandidat yang cocok dengan perusahaan

Selain mencari kandidat yang memiliki skill, Anda tentu ingin mencari kandidat dengan personality yang sesuai dengan budaya perusahaan Anda. Ketika menjawab pertanyaan, seringkali pola pikir, sifat, serta karakteristik kandidat dapat tercermin untuk Anda pertimbangkan.

Misalnya, apakah kandidat ini percaya diri dalam menjawab pertanyaan wawancara? Kepercayaan diri seringkali menjadi modal bagi beberapa peran yang berhubungan dengan pihak eksternal. Atau apakah kandidat ini terlihat menguasai bidangnya? Hal ini dapat tergambar ketika mereka menjawab pertanyaan seputar pekerjaan mereka. 

 

Contoh pertanyaan wawancara

Ada dua tipe pertanyaan yang dapat Anda lontarkan pada saat wawancara, yaitu pertanyaan tertutup dan terbuka. Pertanyaan tertutup memiliki jawaban yang relatif lebih singkat. Misalnya, pertanyaan ya atau tidak, pertanyaan memilih satu antara tiga pilihan yang ada, dan lain sebagainya. Sedangkan pertanyaan terbuka membutuhkan jawaban yang lebih elaboratif. 

Dalam menyusun pertanyaan wawancara, Anda dapat mempriotaskan melontarkan pertanyaan terbuka. Hal ini dikarenakan secara umum, pertanyaan terbuka lebih dapat menggali pengetahuan dan kemampuan karyawan. Namun Anda juga dapat mengombinasikan beberapa pertanyaan tertutup.

Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan wawancara yang dapat Anda gunakan.

Contoh pertanyaan wawancara seputar diri kandidat

  1. Ceritakan mengenai diri Anda.
  2. Apa alasan Anda melamar untuk posisi dan perusahaan ini?
  3. Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda sebelumnya?
  4. Mengapa Anda memutuskan untuk berpindah jalur karier?
  5. Jelaskan mengenai peran Anda di perusahaan sebelumnya.
  6. Apa kesulitan terbesar di peran Anda sebelumnya?
  7. Apa pencapaian terbesar di peran Anda sebelumnya?
  8. Ceritakan rencana Anda seputar karier dalam jangka pendek serta jangka panjang.

 

Contoh pertanyaan wawancara seputar cara kerja dan pengetahuan kandidat 

  1. Apa yang Anda sukai dari pekerjaan Anda?
  2. Bidang apa yang paling Anda kuasai dalam pekerjaan Anda?
  3. Bagaimana suasana kerja yang cocok untuk Anda?
  4. Apa insight mengenai perkembangan industri saat ini?
  5. Ceritakan apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini.
  6. Menurut Anda, siapa saja kompetitor perusahaan ini?
  7. Identifikasi hal yang membedakan antara perusahaan ini dengan perusahaan kompetitor.
  8. Darimana Anda mendapatkan referensi atau inspirasi? (opsional)

 

Contoh pertanyaan wawancara seputar kepegawaian

  1. Apakah Anda bersedia bekerja pada akhir pekan?
  2. Apakah Anda bersedia ditugaskan ke luar kota atau negeri?
  3. Berapa ekspektasi gaji di peran baru Anda nanti?
  4. Jika Anda lolos seleksi, kapan Anda dapat mulai bekerja?

 

Saran seputar wawancara

Selain melontarkan pertanyaan yang strategis, Anda dapat mendesain suasana wawancara yang Anda kehendaki demi mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Misalnya, jika Anda ingin menggali informasi sebanyak-banyaknya dari kandidat, gunakan tone yang ramah dalam mengajukan pertanyaan. Dengan demikian, kandidat dapat merasa nyaman, berpikir lebih jernih, dan menjawab pertanyaan dengan sepenuh hati.

Sebaliknya, jika Anda ingin melihat kemampuan karyawan berada di bawah tekanan, Anda dapat menunjukkan tone wawancara yang sedikit tegas. Meski demikian, tetaplah ingat tujuan wawancara, yaitu untuk menggali informasi kandidat. 

Perhatikan juga medium diadakannya wawancara. Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan jika wawancara diadakan secara virtual, seperti membatasi jumlah partisipan wawancara dan memanfaatkan fitur screen sharing. 

 

Wawancara bertingkat

Seringkali, dibutuhkan lebih dari satu kali wawancara dalam pencarian kandidat yang tepat bagi perusahaan Anda. Wawancara tahap pertama umumnya akan diadakan oleh HR untuk membahas hal-hal seputar diri kandidat serta kepegawaian. Kemudian, jika kandidat lolos seleksi tahap pertama, akan dilanjutkan dengan wawancara oleh supervisor atau user untuk menggali informasi yang sifatnya lebih teknis dan berhubungan dengan pekerjaan.

Wawancara dapat menjadi proses yang cukup panjang dan kompleks serta membutuhkan keahlian tertentu. Untuk itu, Glints TalentHunt hadir agar Anda dapat menemukan kandidat yang tepat, tanpa mengadakan proses wawancara.

Artikel ini dipersembahkan oleh Glints Employers, platform rekrutmen premium yang menghubungkan startup serta perusahaan dengan talenta-talenta berbakat secara cepat dan terjangkau. Pelajari layanan lengkap Glints Employers untuk membantu Anda membangun tim yang solid hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *