Infografis: Tren Rekrutmen Selama Pandemi COVID-192 min read

Tren rekrutmen selama pandemi COVID-19 menjadi lebih unik. Jika sebelum pandemi penawaran lowongan kerja dan tenaga kerja sama-sama melimpah, namun saat pandemi ini, banyak perusahaan yang melakukan hiring freeze. Sehingga, penawaran lowongan pekerjaan menjadi lebih menurun dibandingkan sebelum pandemi. 

Untuk menangkap lebih jelas tren rekrutmen selama pandemi COVID-19, Glints membuat infografis berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Jobvite pada paruh tahun 2020. Infografis ini memberikan gambaran kondisi pasar tenaga kerja dan beberapa fakta terkait rekrutmen yang berguna bagi HR maupun entrepreneur.

Infografis Tren Rekrutmen Selama Pandemi COVID 19 | Glints

Unduh di sini untuk infografis dalam bahasa Inggris.

Dari infografis di atas, dapat diketahui bahwa tenaga kerja saat ini memiliki rasa kekhawatiran kehilangan pekerjaan lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Hal ini menjadi wajar dikarenakan aktivitas perusahaan tidak dapat berjalan secara optimal selama pandemi. Selain itu, untuk efisiensi biaya perusahaan, banyak diantaranya melakukan pemutusan tenaga kerja (PHK). Data di atas juga menunjukkan bahwa 48% dari tenaga kerja tidak akan menolak jika ditawari kesempatan baru. Walaupun memiliki kekhawatiran yang tinggi, tenaga kerja masih berani mengambil tantangan baru yang belum pasti apakah akan lebih memuaskan jika bekerja di sana.

Studi yang dilakukan oleh Survey Monkey dan The Ladder pada 2017 menemukan bahwa Millennials mementingkan pengembangan karir dalam memilih pekerjaan. Hal tersebut juga berlaku selama pandemi ini, di mana rata-rata tenaga kerja mementingkan pengembangan karir kemudian kompensasi. Selain itu, remote working kini menjadi hal yang cukup dipertimbangkan tenaga kerja dibanding sebelum pandemi. 

Ketika bicara tentang tren rekrutmen, media yang Anda pilih untuk menyebarkan informasi lowongan kerja kepada top talent menjadi krusial. Jika Anda memilih media yang tidak tepat dengan target kandidat yang Anda cari, maka akan semakin sulit bagi Anda menemukan kandidat yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan perusahaan. Berdasarkan infografis, job portal online menjadi media yang paling sering digunakan oleh pencari kerja untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan. 

Baca Juga: E-book: Survei Penerapan Kebijakan HR Saat Pandemi COVID-19

Job sites menawarkan ribuan lowongan kerja dari berbagai perusahaan, sehingga memudahkan pencari kerja untuk melihat lowongan kerja yang sesuai dengan pengalamannya di dalam satu platform tanpa harus mencarinya ke setiap halaman karir perusahaan. Tidak hanya memberikan kemudahan untuk pencari kerja, aplikasi rekrutmen online juga memberikan kemudahan untuk Anda sebagai pemberi kerja.

Platform rekrutmen seperti Glints memiliki jumlah database kandidat yang besar, tidak hanya ribuan, bahkan ratusan ribu kandidat. Kesempatan Anda menemukan top talent akan lebih tinggi dan waktu rekrutmen juga akan lebih singkat dibandingkan dengan Anda mempromosikan lowongan kerja hanya di halaman karir perusahaan. 

Tidak hanya itu, untuk mempersingkat proses rekrutmen, Glints menawarkan jasa TalentHunt, sehingga Anda tidak perlu menyaring setiap resume pelamar kerja. Konsultan rekrutmen akan memberikan rekomendasi 3% kandidat terbaik kepada Anda. Sehingga Anda dapat lebih berfokus pada pekerjaan strategis perusahaan.

Pasang Iklan Lowongan Kerja - Rekrutmen Online - Job Portal | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published.