6 Peran dan Tanggung Jawab CTO di Startup4 min read

6 Peran dan Tanggung Jawab CTO di Startup | Glints
Sumber: Pexels

Peran utama seorang chief technology officer (CTO) di sebuah perusahaan startup adalah memungkinkan perusahaan mencapai tujuan-tujuan pemasaran dan finansialnya melalui pendekatan teknologi yang inovatif. 

Selain itu, CTO di startup juga bertugas atas dua hal. Pertama, menjalankan proses operasi bisnis atau mengembangkan produk-produk inovatif, dan kedua, menjadi perwakilan atau wajah perusahaan dalam bidang teknologi. CTO akan mewakili startup-nya di beragam konferensi atau acara yang bisa memperkuat citra perusahaan. 

Memahami peran CTO di perusahaan startup

Bagi beberapa startup, peran CTO seperti yang sudah disebutkan di atas belum cukup tergambarkan secara nyata. Apa saja tanggung jawab dan tugasnya sehari-hari untuk memenuhi peran-perannya dengan baik? Nah, berikut enam tanggung jawab CTO di startup yang bisa dijadikan acuan. 

1. Menentukan dan mendesain platform secara teknis 

Dalam beberapa startup kecil, biasanya founder juga sekaligus menjalankan peran CTO. Semenatara di perusahaan besar, CTO bisa mengelola beberapa tim sekaligus, termasuk yang tugasnya memenuhi kebutuhan teknis perusahaan. 

Kadang CTO juga berperan sebagai product manager dengan tujuan utamanya mengelola tim tech. Mereka juga membuat keputusan penting terkait teknis seperti merancang desain, product architecture layout, dan pemilihan development platform 

Tanggung jawab CTO juga bisa mencakup beberapa aspek. Bila sebuah tim tech tak punya cukup ilmu atau sumber daya untuk menjalankan sebuah tugas, CTO-lah yang harus mencari solusinya. 

2. Mengelola MVP dan DevOps 

MVP (minimum viable product) adalah produk yang hanya memiliki fitur dasar, yang dibuat untuk menguji hipotesis marketing serta mendapatkan feedback dari pengguna sesungguhnya. 

CTO dalam perusahaan kecil perlu menangani tugas-tugas teknis terkait product iteration awal. Backup untuk proses-proses teknis umumnya juga menjadi peran CTO di startup, meskipun sudah ada budget untuk merekrut anggota tim yang bertanggung jawab atas MVP.  

Ini karena mustahil untuk langsung merekrut semua tenaga ahli yang dibutuhkan, CTO pun harus sering turun tangan dan meluangkan waktu serta tenaganya untuk membantu. 

3. Mencari kandidat dan membangun tim IT 

Peran penting CTO di startup termasuk merekrut spesialis IT, data scientist, dan engineer. Tanggung jawab ini mungkin jadi makin sulit bagi perusahaan startup.

Pasalnya, semakin banyak startup teknologi yang lahir dan berkembang, sehingga permintaan akan tech talent di pasar semakin tinggi. Kebanyakan spesialis di bidang tech juga lebih memilih pekerjaan yang spesifik. Padahal, startup biasanya membutuhkan talent yang serba bisa. 

Peran CTO lainnya adalah untuk merekrut tim (bisa saja tanpa bantuan dari manajer HR) kemudian melakukan onboarding untuk kandidat yang sudah lolos seleksi.

4. Cybersecurity

CTO juga berperang atas cybersecurity perusahaan, mencakup database situs atau tools digital lainnya yang digunakan oleh tim. 

Produk yang sedang dikembangkan oleh perusahaan juga membutuhkan algoritma keamanan untuk melindungi data pengguna. 

CTO bertanggung jawab atas pengembangkan prosedur keamanan dan algoritmanya, melakukan audit darurat, dan lainnya. 

5. QA dan menguji produk

Dalam perusahaan startup, biasanya belum ada divisi yang khusus menangani quality assurance (QA). 

Ini artinya pengujian produk harus dibagi antara developer dan anggota tim lainnya. Peran CTO yaitu menentukan siapa yang bertanggung jawab atas proses debug.

Ketika bug ditemukan, CTO akan diinformasikan. Selanjutnya, CTO perlu memutuskan bagaimana penyelesaian isunya. Kadang CTO juga perlu mencatat atau mendokumentasikan instruksi/cara memperbaiki bug

6. Berinovasi dan merancang growth roadmap 

Seorang CTO di startup harus memikirkan gambaran ke depan, memetakan langkah-langkahnya, lalu menerapkan rencana tersebut langkah demi langkah.

Pada tahap product discovery, CTO akan membangun growth roadmap sambil mempertimbangkan tujuan dan strategi korporat secara umum. 

Itu sebabnya, di samping mengelola MVP, CTO pun bertanggung jawab atas perencanaan versi produk berikutnya dan juga update teknis yang diperlukan. Ini termasuk juga menentukan budget dan bekerja sama dengan tim data science.

Bangun tech team dengan kandidat terbaik di industri

Salah satu peran terpenting CTO di startup adalah membangun tim dengan kandidat tech terbaik di industri. Dengan merekrut talent yang tepat, semua tugas CTO akan menjadi lebih efektif dan fokus. 

Platform rekrutmen Glints TalentHunt bisa membantu mendapatkan kandidat terbaik di industri tech hanya dalam waktu 2 minggu.

Tim spesialis kami berdedikasi untuk melakukan screening dan kurasi top talent dari 1,5 juta kandidat dengan bantuan teknologi berbasis AI, sehingga CTO bisa fokus pada peran-peran mendesak lainnya. 

Klik https://talenthunt.glints.id untuk mulai merekrut kandidat terbaik untuk tech team Anda. Konsultasikan dengan tim kami secara gratis posisi yang ingin direkrut, deskripsi pekerjaannya, dan kriteria yang diharapkan. 

Tak ada pembayaran di awal, sehingga Anda bisa menghemat biaya operasional startup untuk kebutuhan yang penting saja. Anda hanya akan membayar setelah kandidat berhasil direkrut dari platform rekrutmen kami. 

TalentHunt juga menawarkan garansi 90 hari. Jika kinerja karyawan yang kami rekomendasikan tidak sesuai ekspektasi, rekruter kami akan mencari penggantinya secara gratis.

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *