Perbedaan HR dan Organizational Development3 min read

Perbedaan HR dan Organizational Development
©️ Pexels

 

Human Resources (HR) dan Organizational Development (OD) merupakan departemen terpisah dengan jenis tanggung jawab yang berbeda, meski sama-sama berhubungan dengan sumber daya manusia. Keduanya bekerja secara independen di dalam organisasi.

Meski demikian, ada juga perusahaan yang menggabungkan departemen HR dan OD menjadi satu, di mana fungsi pengembangan organisasi juga menjadi tanggung jawab HR.

Apa saja yang termasuk job description HR?

HR lebih fokus pada proses yang berorientasi pada individu, mulai dari perekrutan hingga pemberhentian karyawan. HR menjalankan peran untuk memenuhi kebutuhan perusahaan akan SDM, serta mengelolanya untuk mencapai tujuan organisasi.

Tanggung jawab HR adalah memastikan karyawan termotivasi, produktif, dan memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan perusahaan. Tugasnya mencakup manajemen kinerja untuk mendorong karyawan mencapai kinerja tinggi, serta merancang sistem imbalan yang memuaskan dan adil. Ini termasuk fungsi evaluasi dan penilaian kinerja periodik.

Peran lain HR adalah menarik kandidat berkualitas dengan menerapkan strategi proaktif dalam rekrutmen, meningkatkan retensi, menekan turnover, dan menaikkan loyalitas karyawan. HR juga bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan perusahaan terhadap jenis keterampilan baru, dengan memberikan pelatihan dan pengembangan karyawan.

Selain itu, HR berperan sebagai administrator yang menangani urusan karyawan sehari-hari yang terkait dengan pekerjaan, dari mulai penggajian, cuti, absensi, lembur, dan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.

Peran penting HR lainnya adalah menangani aspek legal ketenagakerjaan di perusahaan. Dengan pemahaman terhadap aturan perundang-undangan dan ketentuan hukum, HR memastikan perusahaan memiliki kepatuhan hukum dalam hubungan industrial.

Apa saja yang termasuk job description Organizational Development?

Di lain pihak, Organizational Development lebih fokus pada kinerja perusahaan secara keseluruhan dan cenderung bekerja pada strategi jangka panjang untuk kesuksesan perusahaan, seperti misi, visi dan nilai organisasi. OD tidak fokus pada kinerja individual, meski prosesnya melibatkan penyesuaian tujuan karyawan dengan tujuan organisasi.

OD menjalankan proses perubahan yang didesain dan direncanakan untuk membawa perbaikan terhadap sistem dan organisasi bisnis. Perubahan ini berbasis data, yang dikumpulkan melalui observasi, survei, wawancara, penilaian, serta melibatkan diagnosis masalah dan intervensi.

Karena itu, OD pada dasarnya merupakan respons terhadap masalah atau tantangan yang dihadapi perusahaan menggunakan pendekatan ilmiah atau berdasarkan penelitian. Praktisi profesional OD menggunakan dua instrumen penting, yaitu penilaian dan intervensi, serta lebih tertarik pada data dan penelitian.

Tujuan OD adalah untuk mengembangkan kemampuan organisasi dalam menangani masalah secara efektif sekaligus menjalankan perubahan ke arah perbaikan secara berkesinambungan. Intinya, OD membantu membuat perubahan untuk tujuan yang lebih baik.

Perbedaan antara HR dan Organizational Development

Organizational Development memiliki fokus pada:

  1. Meningkatkan efektivitas organisasi dengan tetap berpegang pada budaya dan nilai organisasi
  2. Menyelaraskan tujuan individu dengan tujuan organisasi
  3. Mengoptimalkan potensi karyawan dan membantu mereka meningkatkan kontribusi terhadap kemajuan organisasi
  4. Menilai masalah di dalam organisasi dan kemudian melakukan intervensi untuk menciptakan perubahan positif
  5. Menyelaraskan perilaku orang-orang dengan strategi, struktur, proses, dan tujuan organisasi
  6. Membantu mempromosikan nilai-nilai organisasi 

Human Resources memiliki fokus pada:

  1. Mengelola proses rekrutmen, retensi, dan kinerja karyawan
  2. Mengurangi risiko terkait pekerjaan
  3. Memastikan kepatuhan hukum dan mengelola hubungan industrial
  4. Menerapkan kebijakan dan prosedur
  5. Mengurangi biaya tenaga kerja
  6. Mempromosikan kesehatan dan keselamatan tempat kerja

Titik temu antara HR dan OD adalah karyawan sebagai komponen utama organisasi, yang menggerakkan organisasi mencapai tujuan. SDM yang unggul cenderung lebih gesit terlibat dalam perubahan positif organisasi secara berkelanjutan.

SDM yang unggul bisa didapat dengan proses rekrutmen yang efektif dan dilanjutkan dengan pelatihan dan pengembangan yang tepat. Untuk merekrut kandidat unggul atau top talent, Anda dapat menggunakan platform rekrutmen no 1 di Asia, Glints.

Glints menyediakan jasa headhunter TalentHunt yang membantu Anda merekrut top talent yang tepat secara efisien, hanya dalam 2–3 minggu. Serahkan rekrutmen pada kami, dan Anda dapat fokus pada pengembangan organisasi bisnis Anda.

Dengan menggunakan teknologi rekrutmen berbasis algoritma AI, tim spesialis kami menyeleksi kandidat di antara ratusan ribu top talent yang telah dikurasi di database. Kami akan merekomendasikan kandidat unggul yang paling memenuhi kriteria peran yang Anda cari.

TalentHunt menerapkan cost per hire terjangkau. Selama pandemi COVID-19, kami memberikan penawaran spesial berupa pengurangan biaya. Anda juga mendapat garansi 90 hari penggantian kandidat gratis apabila karyawan baru Anda tidak cocok untuk peran yang Anda tawarkan. 

Punya sumber daya perekrutan sendiri? Anda dapat menggunakan layanan gratis aplikasi lowongan kerja Glints. Pasang iklan lowongan kerja Anda tanpa biaya dan tanpa batas di https://employers.glints.id. Lalu, temukan kandidat yang Anda inginkan.

(Penulis: Khairina)

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published.