Seberapa Penting Talent Mapping bagi Perusahaan?3 min read

Talent mapping adalah
Courtesy of Unsplash

 

Talent mapping adalah salah satu bentuk usaha manajemen talenta yang dapat memegang peranan penting bagi perusahaan Anda.

Menurut definisinya, talent mapping adalah proses memetakan keperluan talenta di masa depan, memahami apakah talenta yang ada di perusahaan sekarang dapat mengisi keperluan tersebut serta membentuk rencana strategis untuk mengisi peran-peran yang belum terisi. Talent mapping merupakan salah satu bentuk usaha yang tergabung dalam penerapan talent management yang efektif di perusahaan.

Melihat definisi tersebut, talent mapping kerap diasosiasikan dengan proses rekrutmen. Padahal, talent mapping memiliki fungsi yang lebih jauh daripada merekrut kandidat yang tepat. Ada tiga komponen aksi esensial dalam proses talent mapping, yaitu:

  • Mengidentifikasi keperluan peran baru di dalam perusahaan secara proaktif demi kepentingan perusahaan.
  • Memperbaharui peran serta posisi yang ada di perusahaan yang sudah ada secara berkala agar dapat mengeksekusi strategi perusahaan dengan lebih tepat.
  • Membentuk jalur karier baik secara lateral maupun vertikal bagi talenta-talenta terbaik di perusahaan sebagai usaha untuk mempertahankan mereka.

 

Mengapa perusahaan saya perlu melakukan talent mapping? 

Pentingnya melakukan talent mapping tentu berangkat dari manfaat yang dapat dirasakan perusahaan secara nyata. Berikut adalah beberapa manfaat dari melakukan talent mapping.

Menentukan rencana rekrutmen 

Talent mapping memungkinkan Anda untuk melihat kekosongan peran di perusahaan yang dapat dipenuhi dengan merekrut kandidat baru. Dengan demikian, Anda dapat menentukan rencana rekrutmen, posisi apa saja yang ingin dicari, skill set yang menjadi kualifikasi, platform yang tepat untuk mencari posisi-posisi tersebut hingga anggaran yang diperlukan. 

 

Memperdalam employee engagement 

Salah satu bentuk kerja-kerja talent mapping adalah membuka ruang percakapan bagi talenta di perusahaan. Perusahaan dapat menggali pengalaman karyawan selama bekerja, serta minat dan rencana ke depan. Apakah karyawan masih merasa nyaman berada di posisi mereka masing-masing atau mereka memiliki ketertarikan untuk mencoba menjajaki bidang lain? Dengan adanya percakapan ini, Anda dapat menjalin hubungan dua arah dengan karyawan di perusahaan Anda, serta memberikan kesan bahwa mereka didengarkan oleh perusahaan.

 

Mengembangkan talenta dalam jangka panjang 

Dengan melakukan talent mapping, Anda akan dapat mengidentifikasi kebutuhan di masa depan dan bagaimana cara memenuhi kebutuhan itu dengan program-program pelatihan dan pengembangan. Mulai dari melihat peran-peran penting potensial di masa depan, memahami sejauh mana kemampuan tiap-tiap individu, serta pelatihan apa yang dapat memoles talenta agar tetap memiliki kemampuan relevan di masa yang akan datang. 

 

Mengumpulkan informasi tentang pasar

Selain dilakukan secara internal, talent mapping dapat dilakukan secara eksternal. Salah satu caranya adalah mencari talenta-talenta yang memiliki potensi dari luar perusahaan. Tanggung jawab ini dapat diserahkan kepada pihak ketiga seperti konsultan talent acquisition. Dengan melakukan talent mapping secara eksternal, Anda dapat memahami kondisi market serta kompetitor dalam pencarian talenta yang tepat bagi perusahaan Anda. 

 

Cara melakukan talent mapping 

Talent mapping bukan merupakan proyek satu kali, melainkan bentuk komitmen jangka panjang. Melihat kaitannya dengan talenta perusahaan, talent mapping umumnya berada di bawah tanggung jawab HR internal perusahaan.

Dalam melakukan talent mapping, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan 9 Box Model sebagai talent mapping tools, yang diperkenalkan oleh McKinsey dan dapat digunakan secara gratis. 

Courtesy of analyticsinhr.com

 

9 Box Model tidak hanya meninjau performa karyawan, namun juga potensi karyawan yang belum tergali atau terlihat dengan jelas. Dalam memetakan posisi karyawan dalam 9 Box Model ini, HR dapat bekerja sama dengan pemimpin tiap tim. 

Karyawan yang menempati posisi kuadran paling kiri, baik di kotak atas, tengah, maupun bawah, memerlukan program pelatihan dan pengembangan. Sedangkan karyawan yang menempati posisi kuadran paling kanan, berpotensi tinggi untuk mengampu tanggung jawab yang lebih besar, bahkan menduduki posisi sebagai pemimpin di masa depan. 


Artikel di atas dipersembahkan oleh Glints for Employers, mitra rekrutmen terpercaya untuk startup dan perusahaan di Asia Tenggara dan Taiwan. Lebih cepat dan hemat, pakar kami yang dibekali dengan teknologi siap membantu Anda terhubung dengan talenta terbaik di sekitar Anda. Temukan layanan lengkap kami untuk mulai membangun tim yang berkualitas hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *