4 Tren Global Program Pengembangan Kepemimpinan Karyawan3 min read

Salah satu peran sentral HR di perusahaan adalah merancang program pengembangan kepemimpinan karyawan. Peran ini bukan sekadar membantu organisasi mempercepat pencapaian tujuan, tetapi juga menyiapkan para kandidat pemimpin di masa depan.

Kepemimpinan didefinisikan sebagai proses yang dilakukan individu untuk menentukan arah, memengaruhi kelompok, dan mengarahkan mereka ke sebuah tujuan. Secara sederhana, kepemimpinan adalah tentang apa yang dilakukan seorang pemimpin.

Kepemimpinan bukan sebuah posisi, melainkan perilaku yang menginspirasi orang untuk mewujudkan visi, misi, dan nilai organisasi. Seorang pemimpin hebat tidak hanya memerintahkan orang-orang untuk melakukan sesuatu, tetapi mendorong mereka membuat keputusan untuk mendukung tujuan kelompok dan mencari solusi cerdas. Tugas seorang pemimpin adalah menginspirasi dan memotivasi.

Perilaku kepemimpinan dapat dipelajari, meski ada beberapa orang yang lahir dengan bakat kepemimpinan. Orang-orang yang mengambil tanggung jawab penuh dan menjalankan tugasnya dengan baik dalam kelompoknya juga punya perilaku kepemimpinan.

Kepemimpinan tidak sama dengan manajemen. Manajer memfasilitasi orang, proses, dan produk, serta menjalankan strategi dan menemukan solusi atas masalah. Sebaliknya, seorang pemimpin mendorong dan melibatkan sebanyak mungkin orang untuk mewujudkan sebuah tujuan.

Oleh sebab itu, tanggung jawab HR adalah membantu karyawan memiliki skill kepemimpinan. Dalam hal ini, HR mengidentifikasi kebutuhan kepemimpinan dalam organisasi, dan merumuskan strategi program pengembangan kepemimpinan karyawan yang efektif.

Berbagai instrumen pengembangan leadership skill, termasuk pengukuran hasil, dikembangkan oleh HR expert di belahan dunia. Setidaknya, ada empat tren global program pengembangan kepemimpinan karyawan di masa depan, yaitu:

Pengembangan vertikal

Fokus tradisional, yang dikenal sebagai pengembangan kepemimpinan horizontal, adalah pada upaya penguatan keterampilan dasar dan kompetensi yang dibujutuhkan untuk berkinerja baik di level seseorang saat ini. Meski itu masih penting, di saat yang sama, ketidakpastian dunia kerja semakin membutuhkan penekanan yang lebih kuat pada pengembangan kapasitas kepemimpinan karyawan dalam peran yang lebih kompleks. Karena itu, dibutuhkan pengembangan kepemimpinan vertikal.

Kepemilikan individu

Model pengembangan kepemimpinan yang sudah ada mengandalkan struktur organisasi, termasuk sumber daya manusia, untuk mensponsori dan mengoordinasikan inisiatif pengembangan kepemimpinan. Tetapi manfaat terkuat didapat ketika karyawan bisa menentukan agenda pelatihan mereka sendiri. Ini akan menjadi tren di masa depan, di mana karyawan memiliki program pengembangan kepemimpinan mandiri sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kepemimpinan kolektif

Pergeseran organisasi ke arah struktur hierarki yang lebih sedikit dan fluiditas yang lebih banyak akan membutuhkan skill kepemimpinan kolektif di tempat kerja. Alih-alih mengandalkan pada kualitas individu, tren pengembangan kepemimpinan ke depan lebih banyak mendistribusikan leadership skill secara kolektif bagi seluruh karyawan.

Inovasi

Perubahan dunia bisnis dan terciptanya lingkungan baru menuntut organisasi untuk lebih gesit dan lebih banyak eksperimen. Inovasi menjadi kebutuhan yang tak terelakkan agar organisasi terus bergerak ke depan mencapai tujuan. Program pengembangan kepemimpinan masa depan perlu menaruh perhatian pada upaya-upaya untuk menghasilkan pemimpin yang inovatif.

Upaya program pengembangan kepemimpinan karyawan tersebut dapat dimulai sejak dini, yakni ketika HR dan para pemimpin organisasi jeli mengidentifikasi potensi leadership kandidat yang akan direkrut. Mengapa perlu mengenali skill kepemimpinan sejak rekrutmen?

Memang tidak semua pemimpin hebat dilahirkan, tetapi lebih karena dibentuk lewat pendidikan, latihan, dan pengalaman. Tetapi, orang-orang yang terlahir dengan karakter kepemimpinan yang menonjol akan memberikan nilai lebih bagi organisasi. Mereka adalah top talent.

Ingin merekrut kandidat untuk dijadikan calon pemimpin masa depan? Anda mesti menjaring lebih banyak calon dengan memastikan iklan lowongan kerja dapat diakses millennials, yaitu lewat job sites. Cobalah marketplace Glints yang memiliki 100.000+ database kandidat.

Di platform rekrutmen digital ini, Anda dapat memasang iklan lowongan kerja gratis sebanyak mungkin. HR perusahaan Anda mengelola sendiri lamaran yang masuk, menyeleksi, dan merekrut kandidat dengan sumber daya internal.

Tetapi jika Anda butuh mengisi posisi yang sulit dalam waktu cepat, solusinya adalah menggunakan jasa Glints TalentHunt. Tim perekrut eksternal akan membantu perusahaan Anda memperoleh kandidat terbaik dalam waktu maksimal 3 minggu, dengan sistem seleksi berbasis AI. Di tahap selanjutnya, Anda dapat menilai lewat wawancara apakah karyawan tersebut sesuai dengan yang Anda butuhkan, termasuk mengetahui potensi kepemimpinan mereka.

Setelah Anda merekrut, Glints akan memberi jaminan penggantian kandidat gratis jika dalam waktu 90 hari Anda tidak puas dengan kinerja karyawan baru Anda. Ini sebagai bentuk profesionalisme Glints dalam membantu Anda mendapatkan orang yang benar-benar tepat untuk mengisi sebuah jabatan.

Pasang Iklan Lowongan Kerja - Rekrutmen Online - Job Portal | Glints

Leave a Reply

Your email address will not be published.